Khazzanah Tour Travel Umrah Dan Hajj Plus Jakarta, ID: Keutamaan Puasa Senin Kamis No. 1 Dan 3 Banyak Dikejar Bagi Orang Beriman!

PT Galih Tunggal Perkasa
Khazzanah Tours

Head Office : Jl Terusan I Gusti Ngurai Rai No. 6
Pondok Kopi Duren Sawit Jak - Tim. 13460
Khazzanah Tours

Keutamaan Puasa Senin Kamis No. 1 Dan 3 Banyak Dikejar Bagi Orang Beriman!

Keutamaan Puasa Senin Kamis yang Bisa Didapat Bagi Pelaksananya



Keutamaan Puasa Senin Kamis—Puasa adalah salah satu ibadah umat Islam yang termasuk ke dalam rukun Islam. Sehingga wajib bagi umat muslim untuk melakukan ibadah puasa terutama pada saat Bulan Ramadhan. Namun, puasa juga seperti shalat. Ada yang wajib dan ada juga yang sunnah. Ibadah puasa sunnah di dalam Islam pun terbilang cukup banyak. Ada puasa Senin Kamis, puasa Daud, puasa Arafah, puasa Yaumul Bidh atau puasa dipertengahan bulan, dan lainnya. Meskipun hukumnya sunnah, namun masing-masing dari ibadah tersebut pasti ada pahala dan keutamaannya sendiri. Jadi, bagi semua umay muslim yang melaksanakannya pasti akan mendapatkan keutamaan dari masing-masing ibadah yang dikerjakannya.  Sungguh besar dan mulia Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga memberikan berbagai macam kesempatan beribadah kepada-Nya untuk mendapatkan ridho-Nya dan pahala dari-Nya.

Pada kesempatan kali ini, artikel Khazzanah Tour Travel akan membahas mengenai Keutamaan Puasa Senin Kamis. Meskipun sebelumnya sudah pernah dibuat beberapa kali untuk membahas hal ini, namun tidak ada salahnya kita sama-sama membaca lagi untuk saling mengingatkan dan menambah ilmu bagi diri sendiri. Bisa juga untuk meyakinkan diri sendiri apakah benar atau tidak nya ibadah yang dilakukan akan mendapatkan keutamaan-keutamaan tersebut. Simak kelanjutannya ya!

Keutamaan Puasa Senin Kamis


1.Pada Hari Senin dan Kamis Amalan-Amalan Diangkat dan Diperiksa Di Hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala





Keutamaan Puasa Senin Kamis yang pertama : Hati-hati pada Hari Senin dan Kamis Anda masih memiliki amalan yang kurang baik. Misal terjadinya permusuhan diantara sesama saudara kita. Atau mendzalimi tapi tak meminta maaf, karena ketika di Hari Senin dan Kamis semua amalan-amalan akan diangkat lalu diperiksa oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sedangkan untuk orang yang beriman, akan terampuni dosanya. Berdasarkan sebuah hadits yakni yang artinya : Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda : “Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan (Jumu’ah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan…” (H.R. Muslim)

Baca info Umroh yang murah bingits disini Paket Umroh Oktober

2.Pada Hari Senin dan Kamis Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Dilahirkan dan Menerima Wahyu dari Allah Subahanhu Wa Ta’ala



Selanjutnya Keutamaan Puasa Senin Kamis yang kedua ialah berdasarkan catatan sejarah, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dilahirkan pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau bertepatan dengan Hari Senin. Dalam tahun Masehi, tepatnya 27 April 571 Masehi. Hadits yang menerangkan hal ini yakni yang artinya : Dari Abu Qotadah Radiyallahu’anhu, sesungguhnya Rasululullah Shallallahu’alaihi Wasallam ditanya tentang puasa Senin. Maka beliau menjawab : “Hari Senin adalah hari lahirku, hari aku mulai diutus atau hari mulai diturunkannya wahyu.” (H.R. Muslim)

3.Pada Hari Senin dan Kamis Pintu Syurga Akan Dibuka



Beruntung bagi orang-orang yang beriman, sedangkan hati-hati bagi orang yang bermusuhuan. Karena pada Hari Senin dan Kamis, pintu Syurga akan dibuka. Berdasarkan hadits Keutamaan Puasa Senin Kamis yang artinya : Dari Abu Harrairah Radiyallahu’anhu, bahwasannya Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam bersabda : “Pintu-pintu Syurga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengam-punan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (H.R. Muslim)

Back To Top -->